Di Australia, broker properti mulai tidak benar-benar perlu hadir saat showing, karena “papan dijual” sudah pakai QR Code. Penulis F Rach Suherman

cashless - beli rumah - non tunai - hp - rumahhokie.com

FacebookTweetLinkedIn

RumahHokie – Firma modal ventura, Marc Andreessen, memperkirakan akan ada 100.000 pekerja keuangan tidak lagi dibutuhkan sebagai analis. Robot menggantikan.

Goldman Sachs merekrut coders, para ahli coding untuk menerka arah harga saham berdasarkan data-data historik dan tren. Di Aussie, broker properti mulai tidak benar-benar perlu hadir saat showing, karena “papan dijual” sudah pakai QR Code yang dapat diunduh calon buyer, sehingga mereka langsung bisa melihat video dan detail properti yang diinginkan.

Bagaimana ini? Anda para sales bakal banyak menganggur lho. Pembeli bakal dikirimi WhatApps yang saat dibuka langsung keluar citra 4D fasade dan interior apartemen dengan penjelasan virtual sosok wanita seksi yang pintar sekaligus dirancang untuk menjawab pertanyaan.

Konsumen dikirimi selembar karton seperti undangan pernikahan dengan chip. Saat dibuka, langsung muncul citra properti macam-macam.

Jadi, ngapain janjian ketemu sales? Waduh! Siap-siap jadi tukang ngamen nih. Bawa gitar nyanyi lagu-lagu merana.

Jangan bilang masih bakal lama, sebab teknologi bisa berbuat apapun dalam setahun saja. Kalau dunia saham sudah punya AIEQ, yaitu robot yang bisa meracik saran-saran portofolio, mungkin properti bakal punya RUSH (Robotic Use for Selling Houses).

Gawat nih. Listing-listing Anda yang pakai cara hari ini bakal kedaluwarsa. Portal-portal properti bakal gulung tikar kalau begitu-begitu saja dan saat ini cuma bergaya dengan menu panoramic imaging. Kuno. Lihat bagaimana Grab menggilas Blue Bird. Semua berubah, kecuali satu.

Pungky tetap bisa menggoda Anda. Dia akan tetap bertemu Anda dan mengedipkan mata meski kali ini Anda tidak lagi bisa meraba. Pungky berubah menjadi hologram.
sumber rumahokie.com